pamutu

pamutu
Headlines News :
Topics :

    Imformasi Seputar Batetangnga

    Imformasi Seputar Batetangnga

    Batetangnga

    Kanan, Rappoang, Biru, Penanian, Saleko,Passembaran, Galung, Pamutu, & Tallang bulawan

    PENJELASAN DANA DESA YANG BERSUMBER DARI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA MENURUT UU



    PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA



    Sekilas Cerita dari Dusun Pamu’tu Desa Batetangnga (“tim peduli kemanusiaan Pamu’tu”)

    baksos Pemuda Batetangnga


    Pamutu tak pernah terlupakan dalam memory seseorang dikala mereka bisa sampai ke wilayah tersebut, sekali mendarat ke wilayah tersebut tak akan terlupakan untukselama-lamanya, Gg percaya bisa di tes ke atas. Apa yang membuat demikian bisa terjadi ? karena diwilayah Pamutu menyimpan panorama keindahan Alam dan masih belum terjamahnya Hutan disana dan tentunya bebas dari polusi Udara, tidak hanya itu masyarakat disana juga sangat ramah dan sopan santunya menambah keindahan tersendiri di daerah tersebut.
    Pemuda batetangnga pamu'tu

    Pamutu adalah sebuah dusun yang ada dibatetangnga setelah Batetangnga memekarkan diri dengan Kaleok dan pada akhirnya Pamutu pun diangkat menjadi dusun yang dulunya adalah dusun Biru yang sekarang bernama menjadi Dusun Pamutu. Pamutu yang berada jauh dari perkotaan 9 Kilo dari pusat pemerintahan Besa Batetangnga yang jarak tempuh menggunakan kendaraan ± 1.1/2 Jam. Dan kalau dari pusat kota polewali ditaksir sekira 2 jam dari pusat kota Polewali mandar. Dan kalau ditempuh dengan jalan kaki maka akan bisa sampai 4 - 5 jam perjalanan. Status kendaraan yang bisa menjangkau baru roda 2 sementara untutk roda 4 belum bisa ditempuh. Disamping karena jalur transportasi ini masih jalan setapak yang lebarnya adalah 1 meter dan sangat licin dan tak beraturan tentulah sangat mustahil dilalui oleh kendaraan. Bahkan dikala musim hujan melanda kebanyakan masyarakat tidak bisa melewati jalan tersebut padahal jalan tersebut adalah jalur transportasi satu-satunya yang menghubungkan antara polewali, Kanang dengan Pa’mutu.
    Pamutu yang memiliki kekanyaan  Alam dan tanah yang sangat subur tentu menjadi masalah yang serius dikala jalan transportasi tidak bisa diakses dengan baik, padahal penghasilan masyarakat adalah Kopi, cokelat, durian, rambutan, cengkeh Dll. Adalah penghasilan Andalan mereka yang tidak bisa memproduksi dengan baik berhubung transportasi tak lancar. Kalau pun masyarakat sudah memetik hasil panenya juga menjadi sangat kewalahan dalam hal pemasaran.
    pemuda Batetangnga pamu'tu

    Problem diatas tentu menjadi penghambat laju peningkatan ekonomi rakyat karena jalur trasnportasi tdk baik maka menjadi penghambat ekonomi masyarakat disana untuk bisa meningkatkan kebutuhan hidup masyarakat Pamu’tu. Dan itu tidak bisa dibiarkan dengan kwalitas hasil panen yang sedikit karena kurangnya perhatian dan SDM disana membuat kadang masyarakat menjadi prustasi yang juga menjadi penghalang meningkatnya perekonomian masyarakat pamu’tu.
    sisi Agama
    Sementara kalau kita menengok dari segi Agama adalah menjadi hal yang sangat penting untuk bisa diceritakan dalam tulisan ini. Batetangnga yang dikenal dengan Religynya (Keislamanya) bahkan dalam tahun-tahun kemarin pemuda yang ada di batetangnga mengorganisasikan dirinya dalam organisasi untuk mengajarkan pendidikan agama islam di daerah-daerah yang dianggap masih kurang pengetahuan agamanya, dan itu berhasil dilaksanakan, sementara untuk tahun ini yang dilaksanakan oleh Semua organisasi kepemudaan  baik dari dusun maupun organisasi kemahasiswaan melebur menjadi satu Untuk mengadakan program Peningkatan pendidikan Agama islam.
    makan Bersama BAKSOS Pamu'tu

    Dari hasil diskusi pemuda dan beberapa sumber yang ada sehingga melahirkan sebuah kesimpulan bahwa ternyata ada sebuah problem yang mendesak dan dianggap penting untuk se-segera melakukan sebuah tindakan yang cepat dan tepat dan aksi nyata dan hasil diskusinya para pemuda Khususnya Dusun Pamu’tu  kekurangan Sarana dan Prasarana pendidikan Agama baik ditingkat Orang tua (karena disana masih banyak Muallaf yang masih sangat kekurangan pengetahuanya soal agama) dan juga bagi anak-anak mereka yang tentunya menjadi pelanjut estapet regenerasi masyarakat pamu’tu maka dengan tindakan sadar yang dilakukan pemuda Batetangnga adalah mengadakan Bakti Sosial di Pamu’tu Untuk membantu masyarakat Dusun Pamu’tu untuk membuatkan Mushollah dan taman Pendidikan Agama, di pamu’tu.
    baksos batetangnga

    Dan respon terhadap masyarakat juga sangat banyak terbukti dengan hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh pemuda batetangnga yang mengatas namakan “tim peduli kemanusiaan Pamu’tu”  bisa menggalang dana sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Dan yang patut kita syukuri bersama adalah proses pembuatan Mushollah tersebut sementara dikerjakan mungkin dalam beberapa hari sudah bisa di tempati untuk belajar agama dan tempat Ibadah.

    Sambutan haru pun bercampur senang tergambar dari wajah masyarakat Pamu’tu atas tindakan nyata yang dilakukan oleh pemuda batetangnga terbukti dengan disambutnya dengan sangat megah para peserta baksos tersebut bahkan perhatianya terhadap kehadiran panitia baksos sangat besar. Dan mereka sangat berterimah kasih yang sebanyak-banyaknya atas apresiasi dan dukunganya terhadap masyarakat batetangnga dan dukungan terhadap pamutu karena selama ini pamutu merasa tidak pernah diperhatikan selama ini.
    Menurut Ka. Dusun yang ditemui dikediamanya mengatakan Bahwa “kehadiran Pemuda ini sangat membawa pengaruh besar dan memberikan semangat kembali masyarakat pamu’ tu karena sebenarnya agenda ini sudah lama ingin direalisasikan berhubung karena tidak adanya dana sehingga sulit untuk mewujudkan pembangunan mushollah dan tempat Pendidikan belajar Agama. Dan terimah kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan waktunya untuk kami” tutur ka. Dusun di sela-sela istirahatnya dikediamanya.
    baksos pamu tu
    Meskipun kita semua menyayangkan karena pemuda hanya bisa di pamu’tu selama tiga hari karena berhubung keterbatasan di persoalan dana sehingga aktifitas kerja hanya bisa dilaksanakan pd tgl 12 s / d 14 Agustus 2014  tentunya waktu yang singkat ini tidak akan bisa berbuat banyak tapi dengan memamfaatkan waktu siang dan malam sehingga banyak hal yang bisa disumbangkan terhadap masyarakat Pamu’tu. Sehingga harapan para pemuda batetangnga terhadap pamu’tu agar bisa melanjutkan pembuatan Mushollah tersebut karena bahan-bahan yang sudah dibutuhkan dalam permbuatan tersebut sudah tersedia.

    Bersambung...

    RENUNGAN UNTUK SEBUAH KAWAN


    pukul 11 jumat, 30 MAY 2014

    sosok imut yang kreatif, Lucu dan bersahaja seakan tidak tampak lagi, dia pergi dengan begitu cepat tampa pamit, yang membuat orang tidak percaya dengan peristiwa ini. kenangn yang kau ukir dalam catatan-catatan hati kami begitu banyak sehingga melupakan adalah hal yang tersulit ,,

    kemarin kita saling bercengkraman bercanda ria, chetingan, facebookan bersama, bahkan saling bicara soal cita-cita untuk masa depan , bagaiman membangun negeri ini bagaimana membangun masyarakat yang miskin. itu semua kita ceritakan bersama dengan wajah yang optimis untuk menggapai cita-cita itu,,,,,
    tapi benar kata orang bijak manusia hanya merencanakan tuhan-lah yang menentukan,,,,

    kepergianmu tentu membawa bekas yang dalam terutama fans-fans kamu yang selalu setia menunggu cerita lucu mu dalam setiap aksi mu, sahabatmu, temanmu dan keluarga  yang selalu anda hormati dan hargai tentu merasa kehilangan sosok seperti anda.

    tentunya dalam setiap tindakan kami merasa punya banyak dosa yang menyinggung hati kecilmu, untuk itu meskipun kau sudah  tidak bersama kami maka izinkanlah kami yang terakhir kalinya untuk meminta maaf kepada mu. dan kepada keluarga yang merasa ditinggalkan karna kami sadar kami hanyalah mahluk ciptaan tuhan yang punya sejuta kekurangan dan kesalahan.
    dan kami mengajak kepada semua teman sahabat dan fansnya untuk senantiasa meng-ikhlaskan memaafkan semua dosa-dosa yang dilakukan oleh beliau selama dia ada di bumi ini.

    maafkan kami kawan, kami hanya bisa mengantarkan kamu sampai ketempat peristirahatanmu yang terakhir kami tak dapat lagi menemanimu bercanda ria cerita tentang dunia yang fana inie, cerita tentang manis pahitnya dunia ini karena sang ilahi telah memanggilmu lebih dahulu tapi percayalah doa-doa dari semua elemen akan selalu mengeringi kepergian mu kawan


    Alfatiha............



    salam dariq fans mu,,,,,,,,,,,,,,

    Leon CS (perkampungan Bhs Inggris) dilirik Oleh Rektor UNSULBAR


    Oleh : Zainuddin Losi

    Perkampungan Bahasa Inggris di desa Batetangnga menarik perhatian Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Dr. Ir. Aksan Jalaluddin, MS., ketika Beliau mengunjungi mahasiswa KKN Unsulbar Gel.2, belum lama ini. Itulah sebabnya, Beliau sering menyinggung Perkampungan Bahasa Inggris ini dalam beberapa meeting (seperti rapat-rapat, Penerimaan KKN Gel.2, Pembekalan KKN Gel.3, dan beberapa pertemuan informal lainnya).

    Dalam meeting tersebut, Beliau kerap mengemukakan kekecewaannya sebab yang paling banyak mengikut program KKN Unsulbar Gel.2 adalah mahasiswa jurusan Bahasa Inggris tetapi tidak satu pun memilih dan atau ditempatkan di desa Batetangnga. Sayang sekali ya…

    Oleh karena itu, Rektor mengusulkan supaya Desa Batetangnga diprioritaskan untuk diisi oleh sebagian mahasiswa dari jurusan Bahasa Inggris (BI) pada KKN Unsulbar gelombang berikutnya. Berkenaan dengan hal itu, saya juga mengusulkan bahwa, untuk sementara, semua mahasiswa KKN Unsulbar (special for Desa Batetangnga) seharusnya berasal dari jurusan BI saja. Mungkin ini agak ekstrim ya…

    Usulan saya selanjutnya adalah mahasiswa KKN (khusus jurusan BI) yang berlokasi di Desa Batetangnga sebaiknya tidak ditempatkan rumah Kades tetapi di asrama yang dikelola LEON-CS. Teknisnya: untuk mahasiswa perempuan, di asrama perempuan dan, untuk mahasiswa laki-laki, di asrama laki-laki.
    Usulan ini nampaknya disambut baik oleh teman-teman dosen, khususnya dosen BI. Selain KKN, jurusan BI juga punya program lain, yaitu PPL. Kemungkinan PPL (khusus jurusan BI) juga akan memilih lokasi Perkampungan Bahasa Inggris di desa Batetangnga. Meskipun begitu, rencana ini sebenarnya bisa jalan jika pihak LEON-CS, sebagai pengelola Perkampungan Bahasa Inggris, menyetujuinya.

    Namun, berdasarkan hasil rapat, Unsulbar untuk sementara tidak memilih kecamatan Binuang sebagai lokasi KKN Gel.3. Ini bermakna Desa Batetangnga tidak menjadi lokasi KKN Unsulbar Gel.3. Insya Allah, KKN Unsulbar Gel.3* akan dilepas oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Barat pada tanggal 16 February 2014, di Majene.

    Dengan demikian, usulan di atas mungkin akan terealisasi pada KKN Unsulbar Gel.4 atau gelombang selanjutnya. Itupun jika LEON-CS setuju. Bukan begitu?

    *Unsulbar dalam hal ini P2KKN telah memutuskan bekerja sama dengan program pemberdayaan masyarakat, “Bangun Mandar”, yang disponsori oleh Pemprov Sulbar dengan nilai milyaran rupiah, sehingga keluhan kesulitan dana dari mahasiswa KKN Unsulbar Gel.2 dalam rangka membiayai program kerjanya kemungkinan besar bisa diatasi...
    Oleh : Zainuddin Losi

    Perkampungan Bahasa Inggris di desa Batetangnga menarik perhatian Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Dr. Ir. Aksan Jalaluddin, MS., ketika Beliau mengunjungi mahasiswa KKN Unsulbar Gel.2, belum lama ini. Itulah sebabnya, Beliau sering menyinggung Perkampungan Bahasa Inggris ini dalam beberapa meeting (seperti rapat-rapat, Penerimaan KKN Gel.2, Pembekalan KKN Gel.3, dan beberapa pertemuan informal lainnya).

    Dalam meeting tersebut, Beliau kerap mengemukakan kekecewaannya sebab yang paling banyak mengikut program KKN Unsulbar Gel.2 adalah mahasiswa jurusan Bahasa Inggris tetapi tidak satu pun memilih dan atau ditempatkan di desa Batetangnga. Sayang sekali ya…

    Oleh karena itu, Rektor mengusulkan supaya Desa Batetangnga diprioritaskan untuk diisi oleh sebagian mahasiswa dari jurusan Bahasa Inggris (BI) pada KKN Unsulbar gelombang berikutnya. Berkenaan dengan hal itu, saya juga mengusulkan bahwa, untuk sementara, semua mahasiswa KKN Unsulbar (special for Desa Batetangnga) seharusnya berasal dari jurusan BI saja. Mungkin ini agak ekstrim ya…

    Usulan saya selanjutnya adalah mahasiswa KKN (khusus jurusan BI) yang berlokasi di Desa Batetangnga sebaiknya tidak ditempatkan rumah Kades tetapi di asrama yang dikelola LEON-CS. Teknisnya: untuk mahasiswa perempuan, di asrama perempuan dan, untuk mahasiswa laki-laki, di asrama laki-laki.
    Usulan ini nampaknya disambut baik oleh teman-teman dosen, khususnya dosen BI. Selain KKN, jurusan BI juga punya program lain, yaitu PPL. Kemungkinan PPL (khusus jurusan BI) juga akan memilih lokasi Perkampungan Bahasa Inggris di desa Batetangnga. Meskipun begitu, rencana ini sebenarnya bisa jalan jika pihak LEON-CS, sebagai pengelola Perkampungan Bahasa Inggris, menyetujuinya.

    Namun, berdasarkan hasil rapat, Unsulbar untuk sementara tidak memilih kecamatan Binuang sebagai lokasi KKN Gel.3. Ini bermakna Desa Batetangnga tidak menjadi lokasi KKN Unsulbar Gel.3. Insya Allah, KKN Unsulbar Gel.3* akan dilepas oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Barat pada tanggal 16 February 2014, di Majene.

    Dengan demikian, usulan di atas mungkin akan terealisasi pada KKN Unsulbar Gel.4 atau gelombang selanjutnya. Itupun jika LEON-CS setuju. Bukan begitu?

    *Unsulbar dalam hal ini P2KKN telah memutuskan bekerja sama dengan program pemberdayaan masyarakat, “Bangun Mandar”, yang disponsori oleh Pemprov Sulbar dengan nilai milyaran rupiah, sehingga keluhan kesulitan dana dari mahasiswa KKN Unsulbar Gel.2 dalam rangka membiayai program kerjanya kemungkinan besar bisa diatasi...
     

    Lintas Pemuda Batetangnga

    Lintas Pemuda Batetangnga
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. Imformasi Seputar Batetangnga - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger